Take a fresh look at your lifestyle.

Wali Kota Gorontalo Tunggu Keputusan Mendikbud untuk  Sistem Pembelajaran 2020/2021

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan bahwa tahun ajaran sekolah 2020/2021 akan dimulai pada 13 juni 2020. Meski demikian, namun ia belum dapat memastikan sistem pembelajaran akan dilakukan secara daring atau tatap muka.

“Kita menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan” Ungkap Marten Taha.

Sebelumnya, pengumuman untuk hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online untuk SD dan SMP se-Kota Gorontalo sudah diumumkan pada tanggal 2 Juli 2019. Bagi yang telah lulus, diminta untuk segera melakukan pendaftaran ulang.

“Jadi, yang dinyatakan lulus agar mendaftar kembali di sekolah yang pilihannya sesuai dengan kelulusan dimana dia berada” Ujar Marten Taha.

Marten Taha mengungkapkan, untuk pendaftaran kembali sistem PPDB Online, tahun ajaran 2020-2021 menggunakan sistem zonasi. Sistem tersebut, lebih menekankan pada tempat tinggal siswa dengan sekolah yang dipilih.

“Contoh untuk sistem zonasi, yakni misalkan SMP 1,2 dan 6 Gorontalo hampir satu zonasi. Nah, kalau dia pilih salah satu, kalau benar-benar zonasi tempat tinggalnya itu berdasarkan lokasi sekolah ini, dia pasti lulus di salah satu. Tidak mungkin dia lulus di tiga-tiga sekolah karena ini di atur oleh sistem yang bekerja.

Lanjut Marten akan melakukan penelusuran jika ada siswa yang mendaftar di tiga sekolah dalam satu zonasi namun dinyatakan tidak lulus.

“Kita akan menelusuri, apa benar siswa ini, bertempat tinggal di zonasi yang ada di dalam sistem tiga sekolah ini. Kalau tidak ya, memang dia salah memilih. Kalau memang toh ada betul betul dia tinggal di situ, akan di telusuri lagi. Mungkin, ada persyaratan-persyaratan yang belum di penuhi” Terang Marten Taha.

Sementara itu, Marten Taha juga mengatakan bahwa ketika ada siswa yang dinyatakan tidak lulus di PPDB online, maka, pihaknya akan membuka kembali pendaftaran ulang untuk dilakukan beberapa pertimbangan .

“Kami akan buka kembali pendaftaran ulang, lalu kami akan distribusikan untuk sekolah. dan mempertimbangkan tempat tinggal siswa, untuk zonasi terdekat, dengan asal tempat tinggal siswa tersebut”Ujar Marten Taha.

Marten Taha juga menghimbau kepada orang tua siswa untuk segera mendaftar kembali. Pendaftarannya bisa secara online, tetapi untuk lebih memberi layanan kepada orang tua/wali, maka sekolah -sekolah membuka loket pendaftaran kembali contohnya di SMP 1 Gorontalo.

Dalam memberikan pelayanan loket pendaftaran tetap menggunakan protokol kesehatan demi mencegah Covid-19. Karena ada tatap muka antara orang tua/wali dengan petugas.Adv-KT08)

Comments are closed.