Take a fresh look at your lifestyle.

Kreasi Mahasiswa KKN UNG Dorong Pengolahan Ikan Nila di Desa Iluta  

UNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)- Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) 2020 menciptakan produk bakso berbahan baku ikan nila (Oreochormis Niloticus).

KKN bertajuk “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Danau Limboto Melalui Pengolahan Ikan Nila (Oreochormis Niloticus) menjadi Produk Unggulan KKN-PPM dimanfaatkan baik oleh para mahasiswa yang mengikutinya.

“Program ini merupakan program KKN-PPM UNG tahun 2020” Ujar Dewa Gede Eka Setiawan yang bertugas sebagai pembimbing mahasiwa di lokasi KKN,Sabtu (27/06/2020).

Dewa Gede Eka Setiawan mengungkapkan bahwa, mahasiswa berhasil mengkreasikan  produk ikan nila, yang semula hanya di jual oleh masyarakat desa Iluta dalam bentuk ikan segar. Lalu kemudian, mahasiswa mengolah ikan nila tersebut menjadi produk unggulan seperti bakso ataupun pentol goreng.

“Jadi mereka menjadikan produk yang biasa biasa saja, menjadi meningkat harga jualnya ketika diberikan treatment treatment kreatif” Ujarnya.

Ia menjelaskan sebelum membuat bakso ikan nila, para  mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi banyaknya sumber ikan Nila yang ada di desa Iluta. Apalagi, desa tersebut berada di pesisi danau limboto dan sebagian besar warga merupakan pembudidaya ikan nila.

“Dari mahasiswa yang KKN di desa Iluta sendiri yakni dari Prodi, Sistem Informasi, Pendidikan IPA, Pendidikan Biologi, Manajemen, Teknik Geologi, Hukum, PGSD, Ekonomi Pembangunan, Peternakan, Pendidikan Seni Rupa, Administrasi Publik, Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, PPKN, Pendidikan Matematika, Statistika, dan Bahasa Inggris” Ungkap Dewa Gede Eka Setiawan.

Dewa Gede Eka Setiawan selalu Ketua Tim Pelaksana  KKN-PPM sekaligus pembimbing berharap nantinya produk yang diciptakan oleh mahasiswa bisa dapat dikemas dan bisa mendapatkan pendapatan.

“Jadi, ada keuntungan dari modal yang dikeluarkan untuk produk dan dapat menjadi keuntungan sekaligus, bisa ditularkan kepada ibu-ibu  yang ada di desa Iluta,untuk mengembangkan produk tersebut secara berkelanjutan dan membantu perekonomian masyarakat” Urainya.(Adv-KT08)

Comments are closed.