Take a fresh look at your lifestyle.

Dianggap Lemah Karena Perempuan, Tak Menyurutkan Semangat Idah Syahidah Untuk “Terus Bergerak”

GORONTALO – Merebaknya wabah Covid-19 saat ini membuat berbagai aktifitas di semua sektor terhenti, tak terkecuali aktivitas para Wakil Rakyat yang duduk di DPR-RI. Dimana momentum kebencanaan yang menimpa masyarakat didaerah pemilihan, biasanya langsung menjadi objek kepedulian para politisi di Senayan. Tapi dimasa pandemi ini rupanya kepekaan itu tak lagi nampak.

Namun hal tersebut tidak berlaku bagi seorang Idah Syahidah. Srikandi Partai Golkar yang awalnya “dicurigai” publik sebagai aleg paling lemah, karena menjadi satu-satunya anggota DPR-RI perempuan dari Dapil Gorontalo, justru menjadi sosok yang perwakilan senayan yang intens turun langsung menemui masyarakat.

Idah Syahidah terus bergerak tanpa perwakilan untuk bertemu langsung dengan masyarakat siang dan malam, untuk memberikan dukungan moril serta bantuan untuk meringankan beban hidup masyarakat ditengah masa pandemi covid-19.

Skema bantuan yang diberikan Idah pun beragam, mulai dari bantuan Alat Pelindung Diri (APD), sembilan bahan pokok, makanan siap saji, bantuan langsung tunai dari kantong peribadi baik kepada masyarakat maupun kepada para petugas lapangan.

“Saat ini rakyat tengah mengalami kesulitan, dan sebagai wakil rakyat saya memiliki tanggung jawab moral untuk menemui langsung dan membantu mereka,” ungkap idah Syahidah saat diwawancara.

Padahal lazimnya, sebagai Istri Gubernur Gorontalo Idah Syahidah cukup berdiam diri dirumah saja tak perlu begitu aktif menemui masyarakat, apalagi pandemi covid-19 ini sangat membahayakan keselamatan manusia. Tapi bagi Idah Syahidah, turun langsung menemui masyarakat di saat mereka mengalami kesulitan adalah sebuah tanggung jawab moral yang harus dilaksanakan.

“Karena sesungguhnya sekaranglah saatnya rakyat membutuhkan dukungan dan bantuan kita, jangan sampai hanya saat pemilihan kita begitu baik kepada mereka,” ungkap perempuan berperawakan lembut ini.

Idah yang saat ini duduk di Komisi VIII yang mebidangi Kebencanaan di BNPB dan usursan sosial di Kementrian Sosial menambahkan, bahwa secara kelembagaan dirinya sudah memberikan kontribusi dalam memaksimalkan peran pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang tepat menghadapi pandemi covid-19. (adv)

Comments are closed.