Take a fresh look at your lifestyle.

Perpustakaan Mawar Desa Suka Makmur Wakili Gorontalo Di Lomba Perpustakakan Tingkat Nasional

GORONTALO – Tim Penilai PerpustakaanNasional didampingi oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melaksanakan penilaian Perpustakaan Mawar Desa Suka Makmur Kecamatan  Patilanggio Kabupaten Pohuwato, Kamis (1/8/2019).

Perpustakaan Mawar mewakili Provinsi Gorontalo pada lomba perpustakaan desa tingkat nasional tahun ini dan berhasil masuk 6 besar Klaster B bersama 5 provinsi lain.

Keenam daerah yang masuk penilaian ini adalah Provinsi Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan,  Lampung, bengkulu dan Gorontalo.

Penilaian ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pohuwato, Ketua DPRD Pohuwato, Camat Patilanggio, para kepala sekolah, kepala desa dan masyarakat.

Tim penilai yang diketuai oleh Bambang Supriyo Utomo dengan anggotakan Muhtar Dalle, Eviana, dan Mufti.

“Tujuan penilaian ini adalah mencocokkan data yang dikirim ke panitia lomba dengan kondisi di lapangan serta memberikan masukan bagaimana cara memanfaatkan waktu pemaparan,” kata Bambang Supriyo Utomo.

Bambang Supriyo Utomo menyampaikan dalam lomba durasi waktu yang diberikan hanya 15 menit untuk memaparkan tentang kondisi perpustakaan dan 5 menit tanya jawab.

“Yang paling penting saat memaparkan, harus tahu dan menguasai apa yang dipaparkan di hadapan tim juri serta mampu menjelaskan apa yang ditanyakan,” kata Bambang Supriyo Utomo.

Amin Haras, Wakil Bupati Pohuwato berharap Perpustakaan Mawar Desa Suka Makmur Kecamatan  Patilanggio dapat memberi konribusi yang nyata bagi masyarakat, dan menjadi juara tingkat nasional.

Sementara Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Yosep Koton menyampaikan perpustakaan merupakan jendela dunia karena dengan membaca akan mengetahui bagaimana perkembangan peradaban di dunia.

Yosep menambahkan mengapa Perpustakaan Mawar Desa Suka Makmur ini terpilih mewakili Gorontalo ke tingkat nasional, karena masyarakatnya sangat perduli dengan perpustakaan.

“Perpustakaan Mawar sudah menerapkan perpustakaan berbasis inklusi sosial yaitu perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan,” ujar Yosep Koton. (Adv)

Sumber : Humas Pemprov Gorontalo

Comments are closed.