Take a fresh look at your lifestyle.

Mahasiswa KKS UNG Berbagi Keterampilan Pengelolaan Sampah Menjadi Kerajinan

BOALEMO – Para mahasiswa KKS UNG tematik Bank Sampah 2019 mengelar pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi kerajinan. Kegiatan yang berlangsung di desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo tersebut juga diisi dengan pembentukan pengurus bank sampah.

“ Rapat dan pelatihan ini di pimpin langsung oleh sekretaris desa dan ketua penggerak PKK juga dihadiri langsung oleh kepala-kepala dusun “ kata Srijuita Is Anggowa, salah satu mahasiswa KKS, Kamis (01/08/2019).

Srijuita yang juga mengkoordinir kegiatan itu menyatakan Kegiatan itu juga melibatkan ibu-ibu PKK Tabulo Selatan. Ia menungkap setelah melakukan rapat pembentukan pengurus pengelola bank sampah pertemuan dilanjutkan dengan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga.

“ Bermodalkan sampah gelas plastik, tas plastik, kawat, cup mie instan bekas, botol air mineral bekas, penutup botol bekas dan ranting pohon jatuh, bisa menghasilkan beberapa kerajinan yang mempunya nilai jual hingga ratusan ribu “ Urainya.

Sementara itu,   Koordinator Desa Zulkifli Tamera mengatakan kegiatan ini didasari oleh program inti yaitu pengelolaan sampah rumah tangga menjadi suatu barang yang mempunyai nilai jual.

“ Harapan kami dari mahasiswa KKS UNG Desa Tabulo Selatan 2019, agar kiranya pemerintah desa tidak mengabaikan apa yang telah menjadi program kami tentang bagaimana memanfaatkan sampah karena jika pemerintah bersungguh-sungguh, ini bisa menjadi satu pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan nilai ekonomi” Kata Zulkifli.

Senada dengan hal itu, Ketua Penggerak PKK DesaTabulo Selatan Rawi Kedo mengatakan kegiatan mahasiswa KKS UNG Tematik Bank Sampah bermanfaat bagi masyarakat khususnya ibu PKK dan Dasawisma karena memberikan suatu keterampilan.

“Saya sebagai ketua tim penggerak PKK sangat bangga atas kegiatan ini karena ini menjadi suatu prestasi yang baik di ketua-ketua dasawisma Tabulo Selatan” Ujar Rawi mengakhiri. (Rls)

Comments are closed.