Take a fresh look at your lifestyle.

Mudik 2019, Pengunaan Pertamax Mengalami Peningkatan di Sulawesi

GORONTALO   – Animo masyarakat Sulawesi dalam pengunaan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas untuk kendaraan terus mengalami peningkatan. Menjelang mudik lebaran tahun ini, angka penjualan BBM jenis Pertamax Series, yakni Pertamax dan Pertamax Turbo mengalami lonjakan cukup signifikan.

Berdasarkan catatan Tim Satgas RAFI (Ramadan Idul fitri) PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, jika pada periode normal rata-rata konsumsi Pertamax se-Sulawesi sekitar 157.000 liter per harinya, maka memasuki H-7 Idul Fitri angkanya naik menjadi 178.000 liter/hari.

“Berarti ada kenaikan hampir 14%,” ujar Hatim Ilwan, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR VII.

Kenaikan yang signifikan lebih nampak ditunjukkan oleh BBM untuk jenis Pertamax Turbo. Bahan bakar minyak beroktan 98 ini bahkan peningkatannya tembus ke level 20%. Jika sebelumnya rata-rata hariannya hanya di kisaran 3.000 liter per hari, khusus memasuki masa mudik ini tembus ke angka 3.600 liter/hari.

Peningkatan konsumsi Pertamax Turbo ini menurut Hatim masih didominasi oleh pengendara di wilayah Sulawesi Selatan yang angkanya melonjak sekitar 50% dari kisaran 1.500 liter per hari menjadi 2.300 liter per hari.

“Disusul kemudian oleh konsumsi di Sulawesi Utara dan Gorontalo yang masing-masing naik 38% dan 6%,” ujar Hatim.

Yang lebih menarik lagi, di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tidak menyediakan nozle khusus Pertamax, pilihan masyarakat untuk tetap mengisi kendaraannya dengan Pertamax pun tidak berubah. Salah satunya tren konsumsi Pertamax yang dijual dalam kemasan kaleng (10 liter) di kios Pertamax yang berada di 2 titik di Luwu Timur yaitu Sorowako dan Wasuponda yang juga terus menjadi pilihan pengendara.

Peningkatan komsumsi BBM Pertamax Series ini kata Hatim menunjukkan bahwa para pemudik sudah lebih paham manfaat penggunaan BBM yang berkualitas.

“Dengan sosialisasi yang kontinyu, masyarakat sudah semakin cerdas dalam memilih BBM yang membuat usia mesin kendaraan lebih awet,” ujarnya. (rls)

 

Comments are closed.